CUPID MENYERANG OSPEK, MAKRAB dan KKN

By davidmboys

Dulu waktu awal jadi mahasiswa aku mengamati kakak2 angkatanku, mereka tampak super semangat ngajak kenalan kita2 anak baru. Tetapi setelah diamati lebih detil lagi ternyata mereka (yang cowok2) lebih gencar mendekati maba yang bisa dibilang “cacat” (Calon Cantik ; minjem istilahnya Wib)! Sebenarnya gelagat itu sudah terlihat ketika ospek, dimana para panitia ospek bersikap sok wibawa, sok jaim, sok keren dan diam2 mendekati incarannya! hehehe.. aku dalam hati hanya bisa berkata “kenapa ga ada yang mengincarku!’ (Hoekk!!!). Suatu saat ada seorang panitia (cowok) yang mendekati aku dan bertingkah sok akrab.. wah aku jadi gilo 7 keliling.. jangan2 dia.. ternyata ujung2nya dia minta nomer telpon temen satu angkatanku yang emang cantik! Pokoke ada aja usaha yang mereka lakukan.

Usaha lebih gencar mereka lakukan saat Malam Keakraban (Makrab). Kami para lelaki (yang masih ingusan) ini seperti jadi adik tiri yang tak diperhatikan. Ada kesenjangan perlakuan antara maba cowok dengan maba cewek. Parahnya di jurusanku jauh lebih banyak ceweknya! so.. Nelongso Bgd!!! Sudah cewek2 angkatannya diperebutkan terus diperlakukan dengan penuh diskriminasi.. (sok didramatisir!)

Tapi suasananya berubah setelah beberapa bulan kemudian. Kakak2 angkatan yang awalnya sumringah menjadi kurang bertenaga. Nampaknya banyak dari mereka yang gagal mendapatkan incarannya. Saat itulah kami ‘mabaco’ (mahasiswa baru cowok) bisa lebih deket dan kenalan sama kakak2 angkatan. Dari obrolan dengan mereka ada suatu mahzab yang mereka lontarkan yakni:

“AJANG UNTUK MENCARI JODOH DI KAMPUS ADALAH SAAT OSPEK, MAKRAB DAN KKN. JIKA DARI KETIGA MOMENT ITU GA DAPET2 MAKA SIAP-SIAPLAH UNTUK MENJOMBLO SELAMA KULIAH!!!”

Wahahaha.. PANTESSSS!!! Pantes mereka mati2an bergerilya saat ospek dan makrab!

Lalu aku mencoba menganalisa mahzab ACJK (Ajang Cari Jodoh di Kampus) tersebut :

  1. OSPEK. Awal masuk kuliah adalah masa dimana anak baru gampang terpengaruh oleh ucapan dan tindakan seniornya. Mereka masih awam serta ada kecenderungan takut dan sungkan terhadap orang lama (maklum anak baru). Kelemahan inilah yang dimanfaatkan sang senior untuk memikat incarannya. Apalagi para maba belum banyak tahu tentang ‘wujud asli’ seniornya! Coz biasanya awal2 sang senior hanya menampilkan baik2nya saja. sok jadi kakak yang baik..
  2. MAKRAB. Jika masa ospek gagal mendapat buruan, maka sasaran dialihkan saat makrab. Tapi kadang banyak juga senior yang menganggap ospek hanya untuk proses “pengintaian” lalu perburuan dimulai ketika makrab. Di makrab ini senior bisa lebih intens karena beberapa hari dilewati bersama, suasananya juga lebih mendukung. Maba mau nggak mau biar ga dibilang sombong juga berusaha untuk mengakrabkan diri, itung2 sambil nyari link biar bisa minjem buku. hehehe..
  3. KKN. Moment KKN bisa dibilang sebagai moment ajaib! Banyak sekali pasangan yang disatukan saat KKN. Ada juga yang tega memutuskan pacar lamanya (yang sudah dibina bertahun2) karena kepincut dengan temen 1 KKN. Ini karena selama KKN mereka hidup bersama, satu atap, satu rumah. Selama 2 bulan susah-seneng bareng. Tahu banget sifat, kelebihan dan kekurangan masing2. Apalagi kalo KKN di pelosok yang keadannya tidak banyak cewek cantik or cowok ganteng (baca: orang2 terawat), sehingga temen 1 KKN yang awalnya biasa2 saja lama-kelamaan bisa menjelma jadi cewek yang cuantik or cowok yang guanteng (juga karena faktor setiap hari ketemu)! Mungkin 3 minggu pertama masih biasa2 saja, tapi minggu ke 4 baru ngerasa “eh manis juga tu anak”. Minggu kelima jadi seneng ngeliatin terus, minggu keenam jadi sering kebayang-bayang, minggu ke 7 mulai berani nunjukkin ketertarikan, minggu ke 8 (sebelum penarikan) saatnya untuk mengungkapkan… dan akhirnya jadian deh!!! hehehe…

Itulah analisaku tentang Mahzab ACJK (Ajang Cari Jodoh di Kampus). Beruntunglah bagi kaum adam, karena pencarian masa ospek dan makrab bisa dilalui beberapa kali. karena jika gagal di ospek pertama kita masih bisa mencari adek2 angkatan baru lagi di tahun berikutnya (asal jangan terpaut terlalu lama juga). Untuk kaum hawa sebaiknya berhati-hatilah jika setelah ospek dan makrab masih belum juga ada senior or teman satu angkatan yang ‘meminati’. hehehe.. kan aneh kalo kalian mengejar-ngejar brondong!

Untuk itu marilah kita patahkan Mahzab tersebut dengan membuka jaringan seluas mungkin! banyak bergaul dan beraktivitas di dunia luar juga (bukan jagad lelembut lho!)

SELAMAT BERBURU UNTUK PARA SENIOR DAN SELAMAT DIBURU UNTUK PARA JUNIOR!!!

PERINGATAN: WASPADALAH BAGI PARA LELAKI YANG PUNYA PACAR SEDANG / AKAN MENGIKUTI OSPEK, MAKRAB DAN KKN. JANGAN SAMPAI PACAR ANDA DIREBUT OLEH LALAKI LAIN!!! HAHAHAHA…

(tulisan di atas dirangkum dari obrolan temen2 kampus baik dengan para senior maupun dengan adek2 angkatan)

4 Responses to “CUPID MENYERANG OSPEK, MAKRAB dan KKN”

  1. akuhayu Says:

    hehehe
    ono-ono wae kowe Vid
    tpi thesis-mu tak bantah ah
    aku waktu ospek ga deket sm siapa2
    pas makrab (naksir, hehehe, tapi ga jadian)
    tp tetep punya pacar tu pas kuliah
    hahahahahahaha

  2. akuhayu Says:

    btw, WIB ki sopo tho?
    waktu indonesia bagian Bantul?
    (jayus)
    ^_^

  3. bL Says:

    ada yg kurang mas, waktu diklat potograpi jg bisa!
    hahaha ;D

  4. davidmboys Says:

    halo semua, maaf kalo lama ga tak bales! ini baru bisa jalan and mobile ke warnet!

    # boeat Hayu:
    hehehe… iya deh, bagi yang pergaulannya luas memang jadi tidak berlaku!
    tapi bisa juga disimpulkan kalo selama ospek makrab n kkn tidak ada yang melirik kamu mbak! hahahaha… tapi untungnya ada juga yang tergoda dan hendak menikahimu!
    WIB kuwi mas genta!

    # boeat bela :
    wahahahaha… itu juga termasuk!!!!
    Ngombeeeee!!!!

Leave a Reply